Showing posts with label gpon. Show all posts
Showing posts with label gpon. Show all posts

Saturday 27 December 2014

GPON dan GEPON

Lazada Indonesia Lazada Indonesia

Sepertinya teknologi GPON sedang naik daun dan terus merambah menjadi salah satu pemain dominan pada teknologi FTTx. Sepintas memang seperti tidak ada perbedaan antara GEPON dan GPON. Apalagi dilihat dari sisi arsitektur, istilah-istilah umum yang dipakai. Setelah dibaca lebih mendalam terlihat perbedaan antara kedua teknologi ini.

Coba cek beberapa perbedaan di bawah :

1- GPON berbasis standar seri ITU-T G.984 merupakan evolusi dari B-PON dan GEPON berevolusi dari standar IEEE 802.3ah yang berusaha fokus pada ethernet services

2- ONU GPON mampu mengakomodasi legacy network (TDM based) seperti E1 sedangkan ONU GEPON hanya based on ethernet. Artinya GPON menggunakan integrated pseudowire sedangkan GEPON harus menggunakan tambahan pseudowire box.

3- Frame GPON adalah GEM (GPON Encapsulation Method) dan frame GEPON adalah ethernet.

4- Split GPON sudah mampu 64 split sedangkan GEPON baru mampu 32 split

5- GPON sudah menstandarkan interoperability ONU dan OLT yang berbeda sedangkan GEPON masih menggunakan proprietary interface antara OLT dan ONU. Beberapa vendor GPON bahkan sudah announce bahwa mereka sudah melakukan interoperability test dengan sekian vendor.

6- Downstream GPON sendiri mampu mencapai 2.5 Gbps sedangkan upstream adalah 1.25 Gbps (asimetrik) sedangkan GEPON simetris 1 Gbps upstream dan downstream.

7- Link budget ODN GEPON minimum 26 dB sedangkan GPON sekitar 28 dB, walaupun physical reach yang diklaim keduanya adalah 20 km.

Ada beberapa perbedaan lagi yang lebih menjurus kepada perbandingan kelebihan dan kekurangan pada kedua teknologi dan biasanya digunakan operator/service provider dalam memilih di antara kedua teknologi ini.

By Hilmy

Perbandingan antara MSAN dan GPON

Lazada Indonesia Lazada Indonesia

Sebelumnya saya coba membahas perbedaan antara GPON dan GEPON. Pada artikel kali ini saya coba membahas GPON dan MSAN. Sebenarnya agak sulit untuk membandingkan antara kedua solusi ini karena topologi yang digunakan memang berbeda walaupun kadang dijadikan dalam satu platform solusi.
MSAN (Multi Services Access Network) merupakan perangkat access network yang melayani multi services, seperti ADSL, SHDSL, E1, POTS, Ethernet. Topologi MSAN sendiri merupakan biasanya stacking (bertingkat) atau master slave architecture yang berarti node slave digunakan sebagai perpanjangan tangan dari master. Jika node master tidak cukup maka akan digunakan slave untuk menambah kapasitas master. Chassis dan module biasanya sama antara master dan slave. Untuk melakukan stacking, uplink card yang diutilisasi sebagai module stack. Services yang ditawarkan MSAN bersifat modular dan menempel pada chassis MSAN. Misal satu card ADSL (atau IP-ADSL) memiliki 48 port sehingga ada 48 pelanggan ADSL yang bisa berlangganan dengan kecepatan sampai 24 Mbps downstream dan upstream 3.5 Mbps. Dari tipe keluarga FTTx, MSAN sendiri lebih tepat dinamakan FTTC (Fiber to the Curb) karena services akan didistribusikan ke pelanggan dari node cabinet yang berada di pinggir jalan ke residential user via copper. Jadi Fiber diterminasi di node MSAN.
GPON merupakan teknologi FTTx yang dapat mendeliver services sampai ke premise pelanggan menggunakan fiber optic cable. Jika sebelumnya customer menggunakan kabel tembaga pada instalasi perkabelan di sisi pelanggan, maka sekarang instalasi perkabelan bisa menggunakan optik. Keunggulannya adalah bandwidth yang ditawarkan bisa mencapai 2.488 Gbps (downstream) sampai pelanggan tanpa ada kehilangan bandwidth. Konfigurasi network GPON adalah Optical Line Terminal (OLT), Optical Distribution Network (ODN), dan Optical Network Termination/Unit (ONT/ONU). Jadi FTTH (fiber to the home) ataupun FTTB (fiber to the building) merupakan skema yang pas untuk GPON. ONT hanya sebesar modem ADSL mengantarkan layanan broadband ke pelanggan. Interface ONT sendiri bisa dikombinasikan antara Fast Ethernet (FE), POTS, dan RF overlay tergantung keinginan customer.  Varian ONT dengan tipe interface yang berbeda-beda ditawarkan oleh operator. Inilah salah satu fleksibilitas dari GPON. Triple play dalam satu box kecil yang dapat berupa wall mounted atau diletakkan di meja.
Biasanya ada vendor yang menggabungkan platform MSAN dan GPON dalam satu chassis. Dengan penggabungan platform ini, jika operator ingin melakukan ekspansi services langsung dari node tersebut, bisa langsung dipasang pada chassis. Pada dasarnya GPON services biasanya embedded dalam satu GPON card yang merupakan sebuah line services card sebelum di-split ke 64 ONT/ONT.
By Hilmy